Image
By Administrator

Satpol PP Gelar Penertiban ODGJ di Wilayah Cikande

Senin, 06 Agustus 2018; |  Jam 11:42:14 WIB  |  0 comments

Pada tanggal 26 Februari 2018 Kasatpol PP memimpin kegiatan patroli ODGJ ( Orang Dengan Gangguan Jiwa ) di wilayah Cikande

Maraknya Orang dengan gangguan jiwa yang berkeliaran merupakan suartu pemandangan yang sering kita lihat terkadang dalam 1 bulan rata rata orang melihat orang dengan gagguan jiwa sebanyak 1 kali. Reaksi masyarakat pada saat bertemu dengan ODGJ tersebut adalah menghidar, pura pura tidak melihat, melempar batu ( biasanya anak anak ) dsb

UUD 1945 pasal 34 menyatakan “ fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara” adapun ODGJ  termasuk dalam katagori orang terlantar yang harus segera ditangani apalagi akhir akhir ini banyak isu orang sakit jiwa yang menyerang para ulama sehingga masalah ini menjadi masalah strategis yang harus diselesaikan.

Penyebab gangguan mental bervariasi dan pada beberapa kasus tidak jelas, dan teori terkadang menemukan penemuan yang rancu pada suatu ruang lingkup lapangan. Layanan untuk penyakit ini terpusat di rumah sakit jiwa atau di masyarakat sosial, dan penilaian diberikan oleh psikiaterpsikolog klinik, dan terkadang psikolog pekerja sukarela, menggunakan beberapa variasi metode tetapi sering bergantung pada observasi dan tanya jawab. Perawatan klinik disediakan oleh banyak profesi kesehatan mental. Psikoterapi dan pengobatan psikiatrik merupakan dua pilihan pengobatan umum, seperti juga intervensi sosial, dukungan lingkungan, dan pertolongan diri. Pada beberapa kasus terjadi penahanan paksa atau pengobatan paksa dimana hukum membolehkan. Stigma atau diskriminasi dapat menambah beban dan kecacatan yang berasosiasi dengan kelainan mental (atau terdiagnosa kelainan mental atau dinilai memiliki kelainan mental) yang akan mengarh ke berbagai gerakan sosial dalam rangka untuk meningkatkan pemahanan dan mencegah pengucilan sosial.

Pemerintah Kabupaten Serang dibawah pimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengharapkan dengan adanya suatu penanganan humanis terhadap ODGJ akan mampu menganggulangi tingkat gangguan sosial yang muncul akbiat adanya ODGJ tersebut.