Image
By Administrator

Dinas Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar

Senin, 13 Agustus 2018; |  Jam 10:07:34 WIB  |  40 comments

SERANG – Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Upaya penertiban pelanggaran peraturan daerah (Perda) Kabupaten Serang yang dilakukan Dinas Satpol PP Kabupaten Serang belum tuntas. Dalam waktu dua hari kemarin, petugas penegak perda itu baru bisa membongkar bangunan liar yang ada di daerah Kecamatan Kibin dan Cikande.Kemarin, di Kibin, tepatnya di Jalan Serang - Jakarta depan PT Nikomas. Puluhan petugas Dinas Satpol PP Kabupaten Serang membongkar tiga bangunan liar. Satu diantaranya dibongkar pemiliknya. Sejumlah peralatan bengkel juga diamankan. Seperti konfresor dan ban kendaraan bermotor.Pembongkaran bangunan liar pun dilanjutkan di kampung Pembokaran, Desa Julang, Kecamatan Cikande. Di lokasi, petugas membongkar satu bangunan. Sedangkan kurang lebih 7 bangunan lainnya dibongkar pemilik.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hulaeli Asyikin mengatakan, apapun bentuk pelanggaran akan di tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Tanpa harus melihat siapa yang melanggar perda. Pokoknya bagi yang melanggar kita tertibkan. Kita ingin Kabupaten Serang ini tercipta suasana aman dan nyaman," ujarnya, Senin (14/5)Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum pada Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hanafi mengakui, upaya penertiban pelanggaran perda yakni bangunan liar baru dilaukan untuk di Wilayah Kecamatan Kibin dan Cikande. "Kita sudah petakan wilayah rawan pelanggaran perda ini yang kita tertibkan Cikande sama Kibin dulu," ujar Hanafi di Kecamatan Cikande, Senin (14/5).Kata Hanafi, pembongkaran bangunan liar di Kecamatan Kibin dan Cikande merupakan tahap akhir yang dilakukan Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, setelah melewati prosedur lainnya sesuai aturan berlaku sudah dilakukan. "Perda Kabupaten Serang No 05 tahun 2013 tentang bangunan liar. Dukungan muspika. Seperti bangunan liar di Desa Julang, Kecamatan Cikande ini, sudah kita berikan peringatan sebelumnya.

Sesuai perjanjian pemilik bangunan bakal membongkar sendiri. Hari ini (kemarin, red) kita kembali ada yang sudang di bongkar sama pemiliknya. untuk bangunan yang masih berdiri, kita yang bongkar," tegasnya.Usai membongkar di wilayah Cikande, pukul 15.00 WIB Petugas Dinas Satpol PP Kabupaten Serang kemudian kembali kontrol depan PT Nikomas. Seperti yang sudah diduga PKL pun marak. Peroslan itu pun menyebabkan arus lalu lintas terhambat. PKL yang mengetahui kedatangan petugas terlihat panik. Barang dagangan mereka kembali diangkut seiring petugas Dinas Satpol PP Kabupaten Serang memberikan teguran secara lisan. "Kedepan kami akan tempatkan personil di depan PT Nikomas untuk melakukan pengawasan," ucapnya.Diakui Hanafi, pihaknya masih harus bekerja keras untuk menindak bentuk pelanggaran perda. Termasuk PKL depan Pasar Ciruas yang kian memprihatinkan karna membuat arus lalu lintas macet. "Nanti kita tindak juga," tegasnya. (FAN)

Pemerintah Kabupaten Serang dibawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah gencar penagakan perda tanpa tebang pilih.

40 komentar pada artikel ini