Image
By Administrator

Rapat koordinasi tindak lanjut penertiban pedagang kaki lima Kecamatan Ciruas

Kamis, 22 November 2018; |  Jam 14:24:51 WIB  |  0 comments

Pada 14 September 2018, camat ciruas menghadiri rapat koordinasi tindak lanjut penertiban pedagang kaki lima Kecamatan Ciruas. Rapat tersebbut berlangsung di Aula Dinas Kesehatan kabupaten Serang.

Pedagang kaki lima atau disingkat PKL adalah istilah untuk menyebut penjaja dagangan yang melakukan kegiatan komersial di atas daerah milik jalan (DMJ/trotoar) yang (seharusnya) diperuntukkan untuk pejalan kaki (pedestrian).

Di beberapa tempat, pedagang kaki lima dipermasalahkan karena mengganggu para pengendara kendaraan bermotor, mengunakan badan jalan dan trotoar. Selain itu ada PKL yang menggunakan sungai dan saluran air terdekat untuk membuang sampah dan air cuci. Sampah dan air sabun dapat lebih merusak sungai yang ada dengan mematikan ikan dan menyebabkan eutrofikasi. Tetapi PKL kerap menyediakan makanan atau barang lain dengan harga yang lebih, bahkan sangat, murah daripada membeli di toko. Modal dan biaya yang dibutuhkan kecil, sehingga kerap mengundang pedagang yang hendak memulai bisnis dengan modal yang kecil atau orang kalangan ekonomi lemah yang biasanya mendirikan bisnisnya di sekitar rumah mereka.

Dengan adanya rapat koordinasi penertiban pedagang kaki lima di kecamatan ciruas, pemerintah kabupaten Serang dibawah naungan Ratu Tatu Chasannah berharap agar terciptanya