Image
By agus

Rakor Penilaian dan Kerusakan

Senin, 15 Januari 2019; |  Jam 11:33:21 WIB  |  0 comments

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten mengadakan Rapat koordinasi penilaian dan kerusakan sarana dan prasarana lokasi pasca bencana di Aula rapat  Gedung BPBD Banten dengan peserta dari BPBD kab/kota se-Provinsi  Banten dengan nara sumber dari Kasubid Penilaian Kerusakan BNPB RI Ibu Nugraha Retno pada senin, 11 januari 2019. Dari BPBD Kabupaten Serang di hadiri oleh Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi dan Kasubid Penilaian Kerusakan.

Setiap bencana alam hampir dipastikan akan menimbulkan suatu kerugian korban jiwa maupun kerugian berupa harta benda dalam rangka mengatasi efek pasca bencana perlu dilakukan suatu penilaian untuk mengetahui Berapakah nilai kerugian material yang muncul akibat suatu bencana yang nantinya menggunakan nilai ini pemerintah untuk menentukan jumlah bantuan yang sesuai yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak bencana hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala BNPB nomor 15 tahun 2011 tantang Pedoman Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana.

Pedoman tersebut merupakan acuan dalam pengkajian kebutuhan pasca bencana ini merupakan panduan untuk menjalankan proses penilaian atas kerusakan dan kerugian serta kebutuhan yang bersifat komprehensif baik aspek fisik dan aspek kemanusiaan akibat bencana.

Berdasarkan panduan pengkajian akibat bencana harus melihat komponen berupa kerusakan, kerugian, gangguan akses, gangguan fungsi dan meningkatkan resiko terhadap sesuatu. Begitu pula dengan pengkajian danpak bencana melihat pada aspek ekonomi dan fiskal, sosial budaya dan politik, pembangunan manusia dan lingkungan.

Akibat bencana dapat dibagi atas beberapa kategori kerugian infrastruktur yaitu seluruh yang rusak bencana yang terjadi contoh jalan, jembatan, gedung pemerintahan dan sebagainya. Selain itu ada pula kerugian yang di alami oleh masyarakat seperti ada kendaraan, rumah dan lain sebagainya tentunya pemerintah juga berkepentingan untuk membantu para warga masyarakat yang terdapat bencana terdampak bencana, namun bantuan itu harus tepat dan sesuai dengan peruntukannya sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial yang akan meresahkan masyarakat

Pemerintah Kabupaten Serang di bawah pimpinan Bupati Serang Ratu Tatu chasanah berharap agar kegiatan ini laksanakan sebaik-baiknya dapat meningkatkan kompetensi aSN utamanya pada perangkat daerah yang menangani kebencanaan dalam melaksanakan tugasnya pada saat terjadi suatu kejadian tentu saja sampai kita berharap kebencanaan tidak terjadi di wilayah Kabupaten Serang Namun kita selalu mempersiapkan apabila kejadian-kejadian itu tetap terjadi di wilayah Kabupaten Serang