Image
By Administrator

Ribuan Rumah Tidak Layak Huni

Minggu, 29 Mei 2016; |  Jam 17:48:07 WIB  |  28 comments

Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga hingga kini masih menjadi persoalan yang harus diselesaikan Pemkab Serang. Tercatat di Desa Domas, Kecamatan Pontang terdapat 200 RTLH, sebanyak 13 diantaranya mendapat bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Bjb KCK Banten. Hal tersebut lah yang kini mendapat perhatian serius Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah.

Tatu mengatakan bahwa tahun ini Pemkab Serang akan memberikan bantuan pembangunan terhadap 500 RTLH di tahun 2016 ini. Tahun depan, pihak akan menargetkan untuk membangun 2.000 RTLH melalui bantuan pemerintah pusat. “ RTLH di Kabupaten Serang masih banyak, “ ujar Tatu seusai peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bantuan CSR Provinsi Banten di Pontang 5 April 2016 lalu.

Pemkab Serang akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk menuntaskan pembebasan warga dari rumah tidak layak huni. Tatu mengakui bahwa penyaluran CSR di Kabupaten Serang belum terakomodasi dengan baik, meskipun sudah di bentuk forum khusus. “ Saat ini penyaluran CSR dari perusahaan dilakukan sendiri-sendiri, bahkan kemungkinan masih ada yang tidak menyalurkan kewajiban sosialnya, “ katanya.

Ia menjelaskan,peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang CSR sudah dibentuk Kabupaten Serang. Bahkan untuk membenahi penyaluran CSR, pihaknya sudah membentuk kepengurusan, meskipun belum maksimal. “ Ke depan pengolahan dana CSR harus dilakukan dalam satu wadah, sehingga terkontrol besar kecilnya penyaluran CSR dari perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah juga menyempatkan untuk meletakkan batu pertama setelah sebelumnya sempat melihat dan menengok salah satu rumah kumuh milik warga setempat. Tatu terlihat sedih dan menyampaikan kepada pemiliknya untuk tetap bersabar. ***   

28 komentar pada artikel ini