Image
By agus

Perpisahan Cluster Paramedik

Senin, 27 Mei 2019; |  Jam 13:28:15 WIB  |  0 comments

KALAKSA Beserta Jajaran Pimpinan BPBD kab. Serang Menghadiri rapat perpisahan Angggota Cluster Paramedic dengan pihak RS. Dr. Drajat Prawinegara.

Kerjasama dengan paramedis RSUD Dr Drajat sangat bermanfaat mengingat perlu ada unsur paramedic ketika terjadi bencana yang menyebabkan menurunnya kondisi kesehatan masyarakat yang tertimpa bencana. Paramedis adalah profesi yang memberikan pelayanan medis pra-rumah sakit dan gawat darurat. Sedangkan Ilmu yang mempelajarinya disebut paramedicine

Kabupaten Serang ditinjau dari aspek geografis, geologis, topografi, klimatologis dan demografis Kabupaten Serang memiliki potensi untuk terjadinya bencana, baik bencana alam maupun bencana sosial. Bencana alam diantaranya adalah banjir, kebakaran, angin puting beliung, longsor, kekeringan, Tsunami ataupun bencana alam lainnya serta bencana sosial. Tetapi walaupun demikian, upaya kesiapsiagaan dan cepat tanggap darurat terhadap bencana apapun yang terjadi atau berpeluang terjadi, harus tetap menjadi perhatian dan prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Serang.

 

Di tahun 2018 Kabupaten Serang mengalami bencana cukup besar, yaitu tsunami di Kecamatan Cinangka dan Kecamatan Anyer dengan kondisi terparah ada di Kecamatan Cinangka. Bencana tsunami ini terjadi diakibatkan karena erupsi Gunung Anak Karakatau yang berada di Selat Sunda sehingga mengakibatkan terjadi longsor di dalam laut selat sunda dan mengakibatkan terjadinya tsunami. Wilayah yang terkena bencana tsunami bukan hanya di Kabupaten Serang saja, tapi juga di daerah Kecamatan Sumur dan Tanjung Lesung Kabupaten Pandeglang dan juga di Provinsi Lampung. Kecamatan Cinangka merupakan ujung Kabupaten Serang yang berbatasan dengan Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang yang juga terkena bencana tsunami, bahkan kondisinya lebih parah dari Kabupaten Serang.

 

Bencana tsunami yang terjadi di wilayah Kabupaten Serang khususnya di Kecamatan Cinangka dan Kecamatan Anyer terjadi pada tanggal 22 Desember 2018, kemudian ditetapkan dengan Keputusan Bupati Serang untuk masa tanggap darurat bencana tsunami dimulai dari tanggal 22 Desember 2018 sampai dengan 04 Januari 2019. Banyak bantuan tenaga relawan dan logistik bencana yang dikirimkan dari luar Kabupaten Serang untuk membantu evakuasi korban bencana tsunami, baik yang langsung dikirimkan ke Posko tanggap darurat bencana di BPBD Kabupaten Serang maupun di posko bencana yang ada di kecamatan Cinangka dan kecamatan Anyar.

 

Pemerintah Kabupaten Serang berharap kerjasama yang sudah terjalin akan semakin baik ke depannya, demi terciptanya kondisi aman, nyaman dan damai di Mayarakat.

Peserta Team Medical BPBD kab. Serang :

- Jumlah Peserta : 24 Orang

Bertempat di Aula 1 Rumah Sakit Dr. Drajat Prawiranegara