Image
By Administrator

MUSIM HUJAN, WABAH PENYAKIT MENYERUAK KELUAR

Sabtu, 10 Desember 2016; |  Jam 02:21:08 WIB  |  0 comments

“Mengingat, pada musim hujan daya tahan tubuh menurun sehingga berpotensi menimbulkan penyakit,”kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL)

Dinkes Kabupaten Serang Effy “Jika PHBS diterapkan, tentunya meski musim hujan maka akan terhindar dari penyakit, karena manakala curah hujan dengan intensitas akan susah menyerap air karena penuh dengan sampah. Sehingga hal ini yang menimbulkan penyebaran penyakit,.

Dijelaskan dia, beberapa penyakit yang kerap menyerang manusia pada musim hujan diantaranya Diare dan Ispa (Infeksi saluran Pernafasan Akut). Tren penyakit tersebut cenderung meningkat bahkan masuk kedalam sepuluh besar.

“Dari sepuluh besar penyakit pada musim hujan itu  yang menduduki peringkat pertama adalah saluran pernapasan. penyebab penyebaran penyakit ini diakibatkan oleh genangan air, rumah lembab dan mengkonsumsi air yang tidak sehat,

 Untuk itu, kata dia, dalam kehidupan sehari-hari masyarakat perlu melakukan beberapa prilaku PHBS yakni ibu hamil yang bersalin harus oleh tenaga kesehatan, anak  setiap bulan harus  ditimbang ke Posyandu, dengan bertambah usia timbangan harus naik, harus memiliki jamban keluarga, makan sayur dan buah.

“Namun demikian, pada intinya pilar  STBM (Sanitasi total berbasis masyarakat) adalah penggunaan air bersih dan jamban keluarga. Ada 40 persen tinja berserakan dimana-mana, artinya 40 persen rumah belum memiliki jamban keluarga,

Effy menuturkan, jumlah angka kesakitan penderitan diare menurut tenaga kesehatan (Nakes) sejak Januari-November 2016 terdapat sebanyak  26.405 dan Kader sebanyak  5.540. Jadi total penderita diare di Kabupaten Serang berjumlah 31.945.

“Sedangkan penderita Ispa hingga saat ini masih dalam proses pendataan. Pada musim hujan ini yang perlu kita waspadai adalah penyakit kulit,

Tags:  Berita |175|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar