Image
By agus

GENCAR DALAM MEMBENTENGI KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK, LEMBAGA P2TP2A HADIR DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT.

Senin, 02 September 2019; |  Jam 08:28:51 WIB  |  0 comments

KRAMATWATU, Perlindungan terhadap perlakuan kekerasan Perempuan dan anak sudah menjadi komitmen bersama baik pemerintah maupun masyarakat, Keberadaan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan  Anak (P2TP2A) dihadirkan dan sangat dibutuhkan untuk  menjawab fenomena kekerasan dan penganiayaan yang banyak terjadi pada perempuan dan anak dewasa ini .

Mujiati selaku penyuluh P2TP2A Kec.Kramatwatu, menjelaskan Laporan kasus P2TP2A di kec. Kramatwatu yaitu

1. KDRT ada  5 kasus terdiri dari :

A. Desa Kramatwatu = 2 kasus

B. Desa Lebakwana = 1 kasus

C. Desa Serdang = 1 kasus

D. Desa Pelamunan = 1 kasus,

2. Kasus kekerasan anak yaitu di desa Lebakwana sebanyak 2 kasus, total kasus sampai bulan agustus 2019 adalah 7 kasus.

Sementara itu Mamak Abror, SE, MM,  Saat di temui pada kegiatan yang di gelar dalam rangka sosialisasi  P2TP2A di wilayah kecamatan Kramatwatu,

bahwa P2TP2A memiliki peran strategis dalam memerangi kekerasan dan penganiayaan pada perempuan dan anak, bahkan dalam rumah tangga, hal ini menjadi keprihatinan dan perhatian kita bersama dalam mensikapi serta mengantisipasi fenomena mental dan prilaku  di masyarakat tentunya dengan motif yang beraneka ragam, bisa masalah keterbatasan ekonomi keluarga, atau pengaruh lingkungan yang berdampak sehingga  lemahnya fungsi kontrol/pengendalian diri  seseorang.

Sementara itu Anggota Binmas Polsek Kramatwatu Sekaligus Wakil Ketua P2TP2A Kecamatan Kramatwatu Bripka Joni ,SH. menambahkan, kesadaran Hukum dan kesamaan kesetaraan dalam memperoleh hak dan kewajiban sebagai warga negara sudah di atur dalam undang-undang dan HAM,  semoga dengan gencarnya kegiatan sosialisasi ini minimal masyarakat jadi tau apa bila ada kejadian tersebut/mendengar di sekitar lingkungan sekitar agar segera berkoordinasi dengan pengurus lembaga P2TP2A terkait, tanpa harus ada rasa sungkan atau tabu, karena kita akan mencarikan formula/solusi terbaik dengan melibatkan tim Lintas sektor yang sinergis baik dari pihak kepolisian sebagai pola kemitraan sebagai pengayom , Jajaran  TNI, pihak kesehatan, KB, Pendidikan,  Kecamatan dan Desa hingga tokoh masyarakat.

Selanjutnya dr.Enik Utmawati  selaku kepala Puskesmas Kramatwatu berharap , dengan adanya tim kerja P2TP2A  tingkat kecamatan ini mampu menjangkau sampai ke lingkup paling kecil di lapisan masyarakat. Sehingga indikasi terjadinya kekerasan dapat dideteksi sejak dini seiring dengan sekaligus sosialisasi tentang prilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat juga harus selalu di tingkatkan .

Di tempat yang sama Ida Masitoh  dari UPT Keluarga Berencana  Kec.Kramatwatu  menyampaikan, Dari desa se kecamatan Kramatwatu di bantu juga oleh para kader militan bertanggung jawab melakukan pendekatan secara preventif, promotif, dan edukatif . Juga pendampingan dan sosialisasi pencegahan tindakan kekerasan di masing-masing lingkungannya, selanjutnya

P2TP2A di tingkat kecamatan untuk memberikan layanan lebih dekat pada masyarakat melalui unit pengaduan rujukan di setiap desa untuk memudahkan jangkauan kerjanya kita bentuk juga satuan tugas/pokja di masing-masing desa yang jelas P2TP2A diharapkan mampu cegah kekerasan pada perempuan dan anak," imbuhnya.