Image
By media

Bupati Serang Luncurkan Bantuan 100 Ambulans Desa

Kamis, 20 Desember 2019; |  Jam 15:58:28 WIB  |  0 comments

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah resmi meluncurkan bantuan 100 ambulans desa untuk 100 pemerintah desa di Kabupaten Serang. Penyerahan ambulans desa tersebut dilakukan langsung di halaman Pendopo Bupati Serang, Kamis (19/12/2019). Tahun ini, merupakan tahap pertama bantuan ambulans diluncurkan untuk 100 desa untuk membantu masyarakat serta meningkatkan pelayanan kesehatan. Bertahap, ditargetkan sebanyak 326 desa akan mendapatkan bantuan ambulans desa dari Pemerintah Kabupaten Serang. “Insya Allah, dalam tiga tahun, semua desa akan mendapatkan bantuan ambulans desa,” kata Tatu kepada wartawan.
Pelayanan ambulans ini gratis. Sebab, pemerintah desa wajib menyediakan anggaran operasional. "Untuk biaya operasional tidak boleh dibebankan kepada masyarakat, mau itu supir, bensin, atau pun lainnya, harus dimasukkan ke belanja desa. Jadi masyarakat menggunakan ambulans gratis," tegasnya.
Program ambulans desa digagas Bupati Serang atas kondisi wilayah Kabupaten Serang yang luas, terdiri atas 29 kecamatan dan 326 desa. Bahkan ada beberapa desa terpencil sehingga warga kerap kesulitan mengakses layanan kesehatan. “Saat ini, ambulans mulai siaga di desa, semoga memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan atau saat membutuhkan rujukan ke puskesmas dan rumah sakit,” ujarnya.
Selain ambulans desa, Pemerintah Kabupaten Serang terus memperluas akses masyarakat terhadap kesehatan melalui 31 puskesmas, 46 puskesmas pembantu, dan 1.533 posyandu. “Saya berharap, upaya pemda harus diimbangi oleh kemandirian masyarakat dengan berpola hidup sehat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Tatu juga menyerahkan secara simbolis, bantuan keuangan khusus motor yang diperuntukkan bagi 326 desa. Bantuan keuangan khusus untuk pembangunan/rehab kantor desa untuk 46 desa. Kemudian bantuan tambahan tunjangan bagi 326 kepala desa.

Kemudian bantuan kendaraan dinas roda dua berjumlah 29 unit untuk tenaga penggerak desa (TPD), dan bantuan 29 smartphone untuk penginputan aplikasi SIPPKA (Sistem Informasi Pembinaan Peserta KB Aktif) untuk 29 Balai Penyuluh KB.