Image
By Administrator

BUPATI KUNJUNGILOKASI SENGKETA MASYARAKAT DENGAN PT.MAYORA

Selasa, 13 Desember 2016; |  Jam 09:47:24 WIB  |  0 comments

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memenuhi janjinya untuk terjun langsung meninjau lokasi pembangunan yang akan dijadikan pabrik kemasan milik PT. Tirta Fresindo Jaya milik Mayora Group di Kecamatan Baros dan Kecamatan Cadasari, Pandeglang pada Selasa, 1 Maret 2016 lalu. Dari hasil pemantauan tersebut, Tatu secepatnya akan memanggil pengusaha dan meminta mereka untuk membongkarnya.

Mendapat pengawalan ketat dari Satuan Polisi Pamong Praja beserta unsur TNI dan Polri, kunjungan Tatu ke lokasi pembangunan PT. Mayora didampingi Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin bersama para kepala SKPD terkait. Tatu berkesempatan meninjau sumber mata air yang tertutup tanah urukan serta berbincang dengan warga sekitar.

Bupati mengaku sangat prihatin dengan kondisi mata air untuk menghidupi masyarakat yang sudah tertutup tanah urukan yang dilakukan oleh PT. Mayora. Tatu berjanji akan segera memanggil pengusaha untuk menuntut pertanggungjawaban atas pelanggaran izin dan sudah merugikan masyarakat. PT. Mayora sudah melakukan dua kesalahan, satu tanpa izin dan sudah menguruk daerah serapan air yang juga merupakan lahan teknis pertanian berkelanjutan,  ujar Tatu.

Untuk itu, Tatu akan meminta pengusaha untuk secepatnya mengembalikan sumber air seperti semula. Apabila tidak dikembalikan seperti semula, kami Pemkab Serang akan menuntut PT. Mayora karena melakukan kesalahan besar,  ancamnya.

Tatu menyayangkan sikap perusahaan besar sekelas PT. Mayora yang mempunyai pakar hokum, tapi melabrak hukum. Tatu juga tidak memungkiri  jika pemerintah setempat teledor karena membiarkan proses pengurukan lahan oleh PT. Mayora sempat berjalan. Tatu berjanji akan segera memanggil camat dan kepala desa untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut. Saya akui aparat pemerintah teledor, harusnya instruksi bupati itu berjalan, tidak harus sampai disini.

Tatu menghimbau kepada masyarakat setempat untuk bersabardan tidak melakukan tindakan anarkis. Kita akan pakai jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. ***

Tags:  Berita |383|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar