Image
By Administrator

BUPATI SERANG PANEN JAGUNG DENGAN PRODUKTIVITAS 12,49 TON/HA

Selasa, 03 Januari 2017; |  Jam 11:08:58 WIB  |  0 comments

Tepat tanggal 6 April, Ibu Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah,SE.,M.Ak, bersama-sama dengan Ketua DPRD Kabupaten Serang, Kepala Distanak Prov. Banten, Kepala BPTP Prov. Banten, Pasiter Korem 064 Maulana Yusuf, Dandim 0602/Serang, Kepala DPKPP Kab. Serang, Kepala BP2KP Kab. Serang, Kepala PU Kab. Serang, Kepala BPS Kab. Serang Kasubdivre Bulog Serang, PT Pioneer, PT Rutan, PT KMS, PT Cheil Jedang, Ketua KTNA Kab. Serang, Camat Petir, Danramil Petir Kapolsek Petir dan perwakilan kelompok tani jagung Kabupaten Serang melakukan panen raya jagung pipilan kering di desa Sindang Sari Kecamatan Petir.

Turut pula hadir dalam acara yang dinisiasi kerjasama Distanak Prov. Banten dan DPKPP Kab. Serang ini, Dr. Robi Ramli dari Komunitas Petani Mandiri, Tata pelaku usaha pengolahan jagung pipilan kering dan Kosasih, distributor benih jagung.

Lokasi seluas 38 ha yang menjadi tempat acara merupakan lokasi milik PT Karya Mulya Sejahtera (satu grup dengan PT Sari Pakan Feed Mill) yang dipinjamkan kepada Kelompok Tani Bahagia Desa Sindang Sari bekerjasama dengan Koramil Petir.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam ucapan selamat datang oleh perwakilan Gapoktan Desa Sindang Sari Kecamatan Petir adalah permohonan kepada Ibu Bupati Serang untuk dapat memfasilitasi pemasaran jagung pipilan kering dari poktan atau Gapoktan, mengingat Kabupaten Serang merupakan Kabupaten dengan jumlah pabrik pakan terbanyak di Indonesia (8 feed mill) dengan kebutuhan bahan baku jagung pipilan kering mencapai 250.000 ton per bulan.

Dalam sambutan dan arahan ibu Bupati Serang, menyampaikan bahwa potensi pengembangan jagung pipilan kering masih terbuka luas. Lahan kebun atau perkebunan mencapai 33.294 ha, luas lahan rumput atau tanah kosong sekitar 4.016 ha dan luas tegalan atau ladang 6.422 ha.Belum lagi bila melihat kepada luas sawah tadah hujan yang mencapai 22.000 ha dapat dimanfaatkan untuk budidaya jagung pada akhir musim hujan.

Beliau juga menyampaikan untuk ketersediaan tenaga kerja juga tidak masalah. Sumberdaya petani yang sudah tergabung dalam kelompok tani mencapai 57.394 orang dengan luas garapan 71.294,48 ha.

Namun luas garapan rata-rata petani berkisar antara 0,2 - 0,5 ha dan keterbatasan modal untuk melakukan proses lebih lanjut pemipilan dan pengeringan sulit memenuhi kebutuhan pabrik pakan yang menghendaki jagung dalam kondisi dipipil dan kering kadar air 15% serta pembayaran 14 hari setelah barang masuk ke pabrik pakan.

Karena itu beliau berharap kehadiran pelaku industri pengolahan jagung pipilan kering yang membeli jagung tongkol kering dari petani dengan pembayaran tunai untuk diolah lebih lanjut menjadi pipilan kering sesuai kebutuhan pabrik pakan.

Selain itu Ibu Bupati Serang juga menyampaikan telah meminta kepada Direktur Utama Serang Berkah Mandiri, BUMD Kabupaten Serang, untuk menjajaki investasi dan peluang usaha jagung pipilan kering.

Selaras dengan keinginan Ibu Bupati Serang, dalam sambutannya Kadistanak Prov. Banten, Ir.H. Agus M. Tauchid,M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten siap untuk memfasilitasi bantuan mesin pengering (dryer) dalam upaya mendukung industri pengolahan jagung tongkol kering. Keberadaan industri antara ini akan menciptakan tata niaga jagung pipilan kering yang dapat mendorong kesejahteraan petani.

Tags:  Berita |145|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar