Image
By Administrator

Mentri Pertanian RI Kunjungi Petani Kabupaten Serang

Selasa, 03 Januari 2017; |  Jam 11:09:24 WIB  |  0 comments

Pemkab Serang dibawah kepemimpinan Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah dan Wakil Bupati Serang H.Pandji Tirtayasa peduli terhadap pembangunan pertanian di Kabupaten Serang. Pemkab Serang terus mengupayakan agar pertanian di Kabupaten Serang menjadi unggul. Itu dilakukan salah satunya dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) petani dan melengkapi sarana dan prasarana pertanian.

Berkaitan dengan upaya melengkapi sarana dan prasarana pertanian atau alat dan mesin pertanian (Alsintan), Pemkab Serang sudah mengalokasikan anggaran yang cukup besar dari APBD Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2016. Namun itu belum cukup sehingga mencari bantuan baik dari Pemprov Banten maupun pusat yaitu Kementrian Pertanian.

Dalam kunjungan Mentri Pertanian Andi Amran Sulaeman pada tanggal 19 Juli 2016 lalu dalam rangka Gerakan Pengolahan Lahan Serempak untuk Percepatan dan Penambahan Luas Lahan Tanam di Desa Lempuyang Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Bupati Serang memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya, selain untuk menyampaikan kondisi Pertanian di Kabupaten Serang dan juga aspirasi petani di Kabupaten Serang kepada Menteri Pertanian Amran Sulaeman.

Terkait dengan kondisi pertanian di Kabupaten Serang, Tatu mengatakan luas lahan pertanian di Kabupaten Serang 87 ribu hektar. Dari jumlah tersebut, 60 persen ada di Kabupaten Serang bagian Utara seperti di Kecamatan Pontang, Tanara dan Tirtayasa.

“ Sawah-sawah dialiri air dengan irigasi teknis Bendung Pamarayan. Tapi ini belum optimal karena ada masalah sedimentasi Bendung Pamarayan, rusaknya tembok penahan dan pintu irigasi, “ saat memberikan sambutan.

Menurut Tatu, untuk alsintan sudah cukup baik karena adanya bantuan dari Kementrian Pertanian. Begitu juga dengan ketersediaan bibit dan pupuk. Ini terjadi sejak adanya kebijakan bahwa pengadaan bibit dan pupuk tidak dilelangkan. Karena sebelumnya pengadaan bibit dan pupuk ini sering dikeluhkan oleh petani dalam pengadaannya.

“ Ini terobosan pertama, pengadaan bibit dan pupuk tidak tidak dilelangkan, ini juga dikawal polisi dan kejaksaan dalam pengadaannya, “ katanya.

Sementara terkait aspirasi petani, Tatu mengatakan bahwa petani di Kabupaten Serang memohon bantuan agar ada gardu listrik dan genset untuk menarik air dari sungai ke sawah dan itu sudah menjadi kewenangan propinsi dan sudah disampaikan juga ke Pemprov Banten.

Mentan Andi Amran Sulaeman merespon aspirasi yang disampaikan Bupati. Mentan Amran pun menambahkan Alsintan di Kabupaten Serang seperti menambah pompa air sebanyak 10 unit dan traktor sebanyak lima unit. Mentan juga meminta asistennya untuk mencatat permintaan atau aspirasi dari petani. 

Tags:  Berita |372|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar