Image
By Administrator

Pemkab Jajaki Kerjasama Dengan BPPT Kembangkan Aplikasi SIMRAL

Selasa, 03 Januari 2017; |  Jam 11:22:49 WIB  |  0 comments

Pemerintah Kabupaten Serang segera mengembangkan aplikasi sistem informasi manajemen perencanaan, penganggaran dan pelaporan keuangan daerah terpadu (Simral). Artinya semua perencanaan pembangunan daerah akan terintegrasi melalui sistem aplikasi dan teknologi informasi.

Rencana tersebut dipastikan seusai Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melakukan nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding  (MoU) dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada acara Konggres Teknologi Nasional (KTN) 2016 di Auditorium Gedung II BPPT, Jakarta pada hari Senin 25 Juli 2016 lalu.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan bahwa BPPT akan membantu menerapkan Simral di Kabupaten Serang. Dengan system ini setiap perencanaan pembangunan akan lebih terintegrasi dengan penganggaran dan pengelolaan keungan daerah.

Menurut Tatu, Simral merupakan wujud inovasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk membanguntertib administrasi dan terjaganya konsistensi data pembangunan daerah. Pengelolaan program dan kegiatan pembangunan serta pengelolaan keuangan daerah bisa dipertanggungjawabkan dan lebih transparan.

Selain itu, Simral juga akan memantapkan program prioritas Pemkab Serang dalam upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). “ Program satuan kerja akan fokus ke peningkatan IPM. Sistem ini akan membaca dan menganalisa secara langsung jika tidak ada program yang tidak fokus ke IPM, “ ujarnya.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem) pada Bagian Setda Kabupaten Serang Rachmat Maulana menyatakan bahwa Simral merupakan program aplikasi perencanaan, laporan keuangan dan barang sampai pada titik akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Program ini lanjutnya bagian dari pencegahan tindak korupsi.

“ Manfaatnya, sistem akan membuat kegiatan perencanaan pembangunan mulai dari level musrenbang desa, kecamatan sampai level kabupaten. Dengan Simral akan mempermudah kita melakukan verifikasi. “ Jadi musrenbang dengan perencanaan di SKPD akan online.

Untuk diketahui bahwa SIMRAL ini sama halnya dengan memindahkan cara kerja manual ke dalam sistem informasi bersifat online dan bebrasis open source.

“ Masyarakat akan bisa secara langsung rencana yang diusulkan sampai penyelenggaraan pembangunan sesuai tahap perencanaan, “ ujarnya.

Mulai dari hasil Musrenbang, KUA PPAS, RAPBD  dan APBD yang disahkan akan masuk kepada SIMRAL sehingga tahapan detail bisa terlihat. “ Apa yang sudah diusulkan akan susah untuk diubah karena sudah terkunci, “katanya.

Adapun SIMRAL ini akan mulai dioperasikan pada perencanaan 2018 dan mulai diinput pada tahun 2017 depan. Jadi Musrenbang 2017 sudah berbasis Simral atau cara kerja penyelenggaraan pemerintahan modern.

Tags:  Berita |899|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar