Image
By Administrator

Tingkatkan Pemahaman Pengadaan, Bagian Layanan Pengadaan Setda Selenggarakan FGD

Rabu, 15 Maret 2017; |  Jam 15:37:01 WIB  |  0 comments

Bagian unit pelayanan pengadaan (ULP) Pemkab Serang menggelar fokus group discussion (FGD) yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kelompok kerja (pokja) ULP yaitu para pengguna anggaran dan kuasa pengguna anggaran (PA/KPA), pejabat pembuat komitmen (PPK) dan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) pengadaan barang dan jasa agar mereka lebih yakin dalam menjalankan tugasnya.

Sekda Kabupaten Serang Lalu Atharussalam Rais berharap dengan digelarnya FGD oleh ULP, para PA/KPA, PPK dan PPTK  tidak ragu dalam bekerja. “ Kegiatan ini untuk meyakinkan langkah PA/KPA, PPK dan PPTK sebagai panitia atau pokja pengadaan barang dan jasa tidak ada yang diragukan lagi, semua harus memahami ketentuan yang berlaku. Jadi teman-teman yang dipokja harus yakin dalam bekerja, “ ujar Lalu seusai membuka acara FGD di Hotel Le Dian, Kamis 16 Februari 2017 lalu.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan mengantisipasi terjadinya gagal lelang yang diakibatkan kurang pahamnya pokja pengadaan barang dan jasa karena kurangnya pengetahuan mereka. “ Jangan sampai ada gagal lelang karena keraguan yang timbul, harus diakui tahun kemarin ada yang gagal lelang, padahal dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) itu bagian dari kerja lima tahunan. Kita ingin hal itu tidak terjadi lagi dalam tahun ini, “ ujarnya.

Lalu mengungkapkan, untuk mengantisipasi gagal lelang, pihaknya akan memberikan surat edaran kepada para Kepala SKPD agar usulan kegiatan dilakukan lebih awal. “ Nanti kita akan buat surat edaran untuk para kepala SKPD agar secepatnya mengusulkan kegiatannya ke ULP agar tidak terjadi gagal lelang karena keterlambatan mengusulkan, “ ungkapnya.

Kabag Layanan Pengadaan Setda Kab. Serang Okeu Oktaviana mengatakan, dengan FGD tersebut diharapkan para PA/KPA, PPK, PPTK dapat memahami tupoksinya, sehingga mereka dapat bekerja lebih baik lagi. “ Kami belum bisa membuat periode lelang sebelum kami mendapatkan data RUP (rencana umum pengadaan) dari masing-masing OPD, “ ujarnya.

Tags:  Berita |109|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar