Image
By Administrator

Pemkab Gelar Musrenbang

Rabu, 19 April 2017; |  Jam 16:14:45 WIB  |  7 comments

Program skala prioritas yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kembali dibahas pada acara musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Tahun anggaran 2018. Namun Pemkab Serang mengakui untuk merealisasikan program prioritas terkendala dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan, jika mengacu pada pelaksanaan program pada tahun-tahun sebelumnya, hal yang paling menjadi kendala adalah ketersediaan anggaran di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “ Semua program menjadi yang menjadi prioritas kita rekap dahulu semua. Nanti anggarannya bisa kita sesuaikan karena itu sudah menjadi kendala kita setiap tahun, “ ujar Tatu saat membuka acara musrenbang di Aula Tb. Suwandi pada tanggal 23 Maret 2017 lalu. Adapun Musrenbang dijadwalkan berlangsung 2 hari dari tanggal 23-24 Maret 2017.

Namun demikian, pihaknya optimis program prioritas yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021 dapat terealisasi dengan maksimal dengan cara menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. “ Selama ini kan anggaran yang kita punya tidak sesuai dengan kebutuhan kita. Makanya kita sampaikan kepada para kepala SKPD agar benar-benar memilah mana program yang prioritas dan mana yang bukan prioritas, “ ujarnya.

Ia juga menjelaskan, musrenbang tingkat Kabupaten Serang digelar untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan pada musrenbang tingkat desa, kabupaten dan aspirasi yang disampaikan kepada anggota DPRD saat menggelar reses. “ Kita juga menerapkan Sistem Informasi Perencanaan Penganggaran dan Laporan untuk mengetahui sejauh mana program prioritas dapat terealisasi oleh masing-masing SKPD, “ paparnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan aspirasi yang masuk pada forum musrenbang dan kecamatan, maupun melalui aspirasi yang disampaikan ke anggota DPRD, mayoritas masyarakat mengingingkan adanya perbaikan infrastruktur. ‘ Kebanyakan masyarakat menginginkan perbaikan infrastruktur jalan, layanan kesehatan dan juga masalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial,” katanya.

Ia berharap, musrenbang yang digelar selama 2 hari tersebut dapat menjadi acuan bagi para SKPD dalam menjalankan program prioritasnya pada tahun anggaran 2018 mendatang. “ Yang jelas kegiatan yang tidak mendukung pada terlaksananya program prioritas akan dihapus, tambahnya.”     

Tags:  Berita |38|

7 komentar pada artikel ini