Image
By Administrator

Liputan Dari Perhelatan MTQ ke XIV Tk. Propinsi Banten

Rabu, 03 Mei 2017; |  Jam 14:49:14 WIB  |  0 comments

Kafilah Kota Tangsel kembali meraih Juara Umum Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XIV Tingkat Provinsi Banten Tahun 2017 di Kabupaten Serang. Sekaligus mendapat piala tetap gubernur Banten karena berhasil menjadi juara tiga kali berturut-turut.

Sebelumnya pada MTQ XII di Kabupaten Lebak dan dan MTQ ke XIII di Kota Serang, Kota Tangsel tampil selaku juara umum. Pada babak final kafilah Kabupaten Serang selaku selaku tuan rumah juga mempunyai peluang sebagai juara umum. Karena di babak penentuan, kafilah Kabupaten Serang meloloskan 32 finalisnya. Sedangkan kota Tangsel hanya mengirimkan 29 peserta. Namun kafilah tuan rumah harus puas menjadi Juara Kedua bersama Kabupaten Tangerang.

Sedangkan untuk pawai ta’aruf Kabupaten Serang sebagai juara pertama, disusul Kabupaten Lebak dan Pandeglang diposisi ke dua dan ketiga.

Ketua Dewan Hakim MTQ ke XIVTingkat Provinsi Banten Ahmad Tholabie Kharlie mengatakan, berdasarkan keputusan dewan hakim, kafilah Kota Tangsel meraih poin tertinggi dengan skor 97 dengan meraih 13 emas, 8 perak dan 8 perunggu. Kemudian posisi ke dua diraih oleh Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang dengan raihan nilai 90. Dimana KabupatenTangerang meraih 13 emas, 7 perak dan 4 perunggu, sedangkan Kabupaten Serang 8 emas, 13 perak dan 11 perunggu. Sedangkan posisi ke tiga ditempati kafilah Kabupaten Lebak dengan 6 emas, 8 perak dan 9 perunggu dengan meraih 63 poin.

“ Keputusan dewan hakim ini sudah final. Kinerja dewan hakim selama perhelatan MTQ sudah dilakukan se objektif mungkin dan secara profesional, “katanya. Penyerahan piala bergilir  yang menjadi piala tetap bagi KafilahTangsel ini diserahkan langsung oleh Sekda Banten Ranta Soeharta yang juga selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten.

Piala diserahkan kepada Walikota Tangsel Airin Rachmy Diani didampingi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Sardjaya. Acara penutupan juga dihadiri Bupati Pandeglang Irma Narulita dan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.

“ Alhamdulillah, perjuangan khafilah Tangsel membuahkan hasil manis. Ini akan terus menjadi motivasi kami untuk mempertahankan prestasi. Namun yang lebih penting, bagaimana mengimplementasikan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, “ ujar Airin.

Ranta Soeharta dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada kafilah Kota Tangsel yang berhasil menempati Juara Umum dan merengkuh piala tetap MTQ Tingkat Propinsi Banten. Karena sudah berhasil tiga kali berturut-turut.

“Para kafilah yang berhasil tampil sebagai yang terbaik di MTQ Tingkat Propinsi ini akan kita siapkan untuk maju di MTQ tingkat nasional di Sumatera Utara. Apalagi MTQ Nasional sebelumnya, Banten tampil sebagai Juara Umum. Tentunya sebagai juara umum lebih berat mempertahankan daripada kita meraihnya, “ ujarnya.

Pada MTQ XIV ini tidak ada kabupaten/kota yang dominan menguasai cabang lomba. Para juara disemua cabang lomba merata, bahkan perbedaan antara juara pertama, kedua dan ketiga pun tidak terpaut jauh.

“ Tentu ini patut kita apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LPTQ Kabupaten/Kota yang sudah membuktikan jika pembinaan yang mereka lakukan berhasil, “ ujarnya. Dijelaskan Syabili, salah satu contoh pada tahun ini Kabupaten Pandeglang yang pada perhelatanMTQ sebelumnya menjadi juru kunci. Namun kali ini tidak. Begitupun Kabupaten Lebak ada peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu, lanjut Syabili para juara MTQ yang merata hampir disetiap cabang lomba ini juga berkat diberlakukannya e- MTQ yang mulai diberlakukan pada MTQ ke XIV Tahun 2017 ini. Hadirnya e-MTQ bertujuan untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan lomba.

“Dimana melalui e-MTQ ini semua pendaftaran peserta MTQ dilakukan melalui online, mulai dari pendaftaran, Verifikasi, Masa Sanggah dan Penetapan Peserta serta terakhir lomba MTQ nya, “ ujarnya.

Untuk diketahui MTQ kali ini, kafilah dari Tangsel mengirimkan sebanyak 60 peserta. Sebanyak 13 peserta berhasil meraih juara, diantaranya menyapu bersih cabang  musabaqah yang mengungkapkan isi kandungan Al-Qur’an dengan cara menampilkan bacaan, puitisasi/terjemah dan uraian yang menunjukkan kesatuan yang serasi yang ditampilkan secara berkelompok ini merupaka  salah satu unggulan Tangsel.

Dalam acara penutupan MTQ XIV Tingkat Provinsi Banten tersebut juga dimeriahkan oleh Band Wali. Band Wali menyanyikan sebanyak 12 lagu-lagu hitsnya untuk menghibur masyarakat. Diantaranya Mari Sholawat, Cari Berkah, Si Udin Bertanya, Nenek Ku, Takkan Pisah, Ada Gajah di Balik Batu, Emang Dasar, Dik, Tomat, Yang, Cari Jodoh dan Aku Bukan Bang Toyib. ***

 

Tags:  Berita |79|

0 komentar pada artikel ini

    Isi Komentar